Selasa, 01 Desember 2009

Mengelola Keuangan Usaha

Okis Widiyati
43108010143

Pada dasar nya,setiap usaha pasti memerlukan modal.Modal uasaha dapat berupa modal dana dan modal non dana atau berupa keahlian dan ketrampilan.
Ada istilah cina mengatakan bahwa tidak ada untung tanpa ada modal.Dengan demikian,pastilah kita memerlukan modal dana untuk memulai usaha.Berikut adalah bahasan teori mengenai permasalahan dana tersebut:
1. Mengetahui Kebutuhan modal Usaha
Pada prinsipnya,dalam menjalankan uasaha terdapat tiga jenis modal yang diperlukan,yaitu:
a.Modal Investasi Awal
Modal Investasi Awal adalah modal yang diperlukan di awal usaha ,biasnya dipakai untuk jangka panjang.Biasanya,modal awalini dinilai cukup besar karena dipakai untuk hjangka panjang.Tetapi nilai dari modal investasi awal akan menyusut dari tahun ke tahun,bahkan biasanya dari bulan ke bulan.Seluruh modal awal ini seterusnya dihitung biaya penyusutan nyayang dibebankan dalam biaya produksi.
b.Modal Kerja
Modal kerja adalah modal yang harus kita keluarkan untuk membeli atau membuat barang dan jasa yang kita hasilkan.Modal kerja bisa dikeluarkan setiap bulan atau setiap datang permintaan.Prinsipnya,tanpa modal kerja kita tidak akan bisa menyelesaikan pembuatan barang dan jasa sesuai permintaan.Jadi tanpa modal kerja kita tidak akan mendapatkan pembeli karena barang dan jasa tidak ada yang dapat dihasilkan.banyak cara untuk memperkecil modal kerja dengan cara kerja sama produksi,misalnya bekerja sama dengan distributor.Hasilnya kita akan dapat pasokan setiap yang kita inginkan.
c.Modal Operasional
Ini merupakan modal yang terakhir,Modal operasional adalah modal yang harus kita
keluarkan untuk mermbayar biaya operasi bulanan dari usaha kita.seperti penggajian karyawan,telepon bulanan,listrik,air,dan retribusi.pada prinsipnya,yang dimaksud dengan modal operasional adalah uang yang harus kita keluarkan untuk membayar biaya diluar bisnis kita secara langsung.Jadi,
modal operasional biasanya dibayar secara bulanan.Ada beberapa cara yang dilakukan untuk memperkecil modal operasionalyaitu demgan cara merekrut karyawan jangan terlalu banyak sesuai saja dengan kebutuhan karena disini biaya tenaga kerja paling besar.
2.Mengeyahui Sumber Permodalan
untuk memulai suatu usaha,pada dasarnya sumber permodalan dapat diperoleh melalui:
a.Modal sendiri
kebutuhan modal yang dibiayai sendiri.Sumber pembiayaan sendiri dapat di peroleh dari tavbungan,dana cadangan, atau mempergunakan aset yang tidak produktif.Selain itu kita dapat bekerja sama dengan orang tua kerabat dalam rangka patungan membiayai kebutuhan modal.
b.Pinjaman bank
Apabila modal sendiri tidak mencukupi,maka kita dapat memenuhi modal dengan melakuka pinjaman atau mengajukan kredit pada bank.Pada dasarnya,ada 3jenis kredit perbankan ,yaitu:
1) Kredit Usaha
2) kredit Konsumsi
3) kredit Serba guna,yaitu kredit yang bisa digunakan untuk tujauan konsumsi maupun usaha.Salah satu produk yang dipasarkan adalah kredit tanpa agunan,hanya dengan surat keterangan berupa pengangkatan pegawai,penghasihan tetap dan ijazah maka dapat mengajukan kredit serba guna.
berikut adalah beberapa syarat yang diminta bank dalam mengajukan kredit:
1.Debitur Perorangan
2.Debitur Badan Usaha atau Perorangan
3.Jaminan
c.Bank Syariah
Prinsip bank syariah adalah bagi hasil dan tidak menetapkamn bunga sebagai mana bank konvensional.Ada beberapa produk yang ditawarkan bank syariah:
1) Pembiayaan murabahah, dimana pihak bank memberikan barang untuk kita,baik berupa modal kerja,investasi,maupun konsumsi dan selanjutnya kita akan membayar atau mengangsur setiap bulan sesuai kesepakatan awal.
2) Pembiayaan mudarabah, diman pihak bank menyetujui kesepakatan bagi hasil atas suatu jernis usaha.
3) Pembiayaan musyarakah,di mana usaha pengksian antara pengusaha atau investor dan pihak perbankan yang di dasarkan atas kesepakatan kedua belah pihak.
d. Pegadaian
Melalui pegadaian kita dapat meminjam uang dengan menggadaikan aset berharga sebagai jaminan.kita dapat meminjam sampai 95% dari niali barang.
3.Proses Pengelolaan Keuangan
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam tata kelola keuangan
a. Kita harus memisahkan antara uang perusahaan dan uang pribadi.
b. Kita harus memisahkan sistem pencatatan yang rapi dan teratur sesuai dengan kaidah akutansi,walaupun,akutansi sederhana.
c. Melakukan manajemen kas
d. Melakukan evaluasi setiap bulan

Mengelola Keuangan Usaha


Mengelola Keuangan Usaha
Lia Fauziya
43108010171

Pada dasar nya,setiap usaha pasti memerlukan modal.Modal uasaha dapat berupa modaldana dan modal non danaatau berupa keahlian dan ketrampilan.Ada istilah cina mengatakan  bahwa tidak ada untung tanpa ada modal.Dengan demikian,pastilah kita memerlukan modal dana untuk memulai usaha.Berikut adalah bahasan teori mengenai permasalahan dana tersebut:
1. Mengetahui Kebutuhan modal Usaha
Pada prinsipnya,dalam menjalankan uasaha terdapat tiga jenis modal yang diperlukan,yaitu:
a.Modal Investasi Awal
Modal Investasi Awal adalah modal yang diperlukan di awal usaha ,biasnya dipakai untuk jangka panjang.Biasanya,modal awalini dinilai cukup besar karena dipakai untuk hjangka panjang.Tetapi nilai dari modal investasi awal akan menyusut dari tahun ke tahun,bahkan biasanya dari bulan ke bulan.Seluruh modal awal ini seterusnya  dihitung biaya penyusutan nyayang dibebankan dalam biaya produksi.
b.Modal Kerja
Modal kerja adalah modal yang harus kita keluarkan untuk membeli atau membuat barang dan jasa yang kita hasilkan.Modal kerja bisa dikeluarkan setiap bulan atau setiap datang permintaan.Prinsipnya,tanpa modal kerja kita tidak akan bisa menyelesaikan pembuatan barang dan jasa sesuai permintaan.Jadi tanpa modal kerja kita tidak akan mendapatkan pembeli karena barang dan jasa  tidak ada yang dapat dihasilkan.banyak cara untuk memperkecil modal kerja dengan cara kerja sama produksi,misalnya bekerja sama dengan distributor.Hasilnya kita akan dapat  pasokan  setiap yang kita inginkan.
c.Modal Operasional
Ini merupakan modal yang terakhir,Modal operasional adalah modal yang harus kita
keluarkan untuk mermbayar biaya operasi bulanan  dari usaha kita.seperti penggajian karyawan,telepon bulanan,listrik,air,dan retribusi.pada prinsipnya,yang dimaksud dengan modal operasional adalah uang yang harus kita keluarkan untuk membayar biaya diluar bisnis kita secara langsung.Jadi,
modal operasional biasanya dibayar secara bulanan.Ada beberapa cara yang  dilakukan untuk memperkecil modal operasionalyaitu demgan cara merekrut karyawan jangan terlalu banyak sesuai saja dengan kebutuhan karena disini biaya tenaga kerja paling besar.
2.Mengeyahui Sumber Permodalan
untuk memulai suatu usaha,pada dasarnya sumber permodalan dapat diperoleh melalui:
a.Modal sendiri
kebutuhan modal yang dibiayai sendiri.Sumber pembiayaan sendiri dapat di peroleh dari tavbungan,dana cadangan, atau mempergunakan aset yang tidak produktif.Selain itu kita dapat bekerja sama dengan orang tua kerabat dalam rangka patungan membiayai kebutuhan modal.
b.Pinjaman bank
Apabila modal sendiri tidak mencukupi,maka kita dapat memenuhi modal dengan melakuka pinjaman atau mengajukan kredit pada bank.Pada dasarnya,ada 3jenis kredit perbankan ,yaitu:
1)      Kredit Usaha
2)      kredit Konsumsi
3)      kredit Serba guna,yaitu  kredit yang bisa digunakan untuk tujauan konsumsi maupun usaha.Salah satu produk yang dipasarkan adalah kredit tanpa agunan,hanya dengan surat keterangan berupa pengangkatan pegawai,penghasihan tetap  dan ijazah maka dapat mengajukan kredit serba guna.
berikut adalah beberapa syarat yang diminta bank dalam mengajukan kredit:
1.Debitur Perorangan
2.Debitur Badan Usaha atau Perorangan
3.Jaminan
  1. Bank Syariah
Prinsip bank syariah adalah bagi hasil dan tidak menetapkamn bunga sebagai mana bank konvensional.Ada beberapa produk yang ditawarkan bank syariah:
1)      Pembiayaan murabahah, dimana pihak bank memberikan barang untuk kita,baik berupa modal kerja,investasi,maupun  konsumsi dan selanjutnya kita akan membayar atau mengangsur  setiap bulan sesuai kesepakatan awal.
2)      Pembiayaan mudarabah, diman pihak bank menyetujui  kesepakatan bagi hasil atas suatu jernis usaha.
3)      Pembiayaan musyarakah,di mana usaha pengksian antara pengusaha atau investor dan pihak perbankan yang di dasarkan atas kesepakatan kedua belah pihak.
  1. Pegadaian
Melalui pegadaian kita dapat meminjam uang dengan menggadaikan aset berharga sebagai jaminan.kita dapat meminjam sampai 95% dari niali barang.
3.Proses Pengelolaan Keuangan
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam tata kelola keuangan
  1. Kita harus memisahkan antara uang perusahaan dan uang pribadi.
  2. Kita harus memisahkan sistem pencatatan yang rapi dan teratur sesuai dengan kaidah akutansi,walaupun,akutansi sederhana.
  3. Melakukan manajemen kas
  4. Melakukan evaluasi setiap bulan


           




Bab 9 Merancang strategi pemasaran

diyana hanun
43108010053


Pemasaran

Pemasaran tidak hanya mengenai penjualan , iklan , atau promosi saja .pem,asaran marupakan suatu proses yang utuh tentang kemampuan menawarkan barang dan jasa yang tepat , dengan harga ,waktu, dan lokasi yang tepat.pemasaran bertitik tolak pada kebutuhan dan keinginan pembeli.
Upaya pemasaran ditunjukan untuk memberikan kepuasan sehingga pembeli melakukan pembelian ulang dan merekomondasikan produk keorang lain.

Untuk mandapatkan hasil pemasaran yang sesuai , maka secara umum dapat dilakukan proses pemasaran sebagai berikut:

1. pengenalan pasar : pemasar mengetahui potensi pembeli dan mengetahui akan kebutuhan nya.
2. strategi pemasaran : merupakan kelanjutan dari pengenalan pasar , yang menyangkut strategi yang akan diterapkan dalam memasarkan barang dan jasa yang dapat diterima oleh pasar.
3. bauran pemasaran : marupakan alat yang akan digunakan dalam menjalankan strategi yang telah dipilih
4. evaluasi pemasaran : dilakukan untuk melihat keberhasilan usahausaha pemasaran yang telah dilakukan , perlukan dilakukan perbaikan-perbaikan usah-usaha koreksi.

Pengenalan pasar
Pengenaln pasar adalah upaya untuk mengetahui jumlah . karakteristk , dan sifat sebuah pasar .

1. mengelompokan pasar
hal terpenting dalam memasarkan barang atau jasa adalah mengetahui siapa pembeli dan apa yang mereka butuhkan , bukan membuat barang dan jasa terlebih dulu dan menunggu pembeli datang.
2. Msa peredaran barang atau jasa
Semua barang atau jasa yng ditawarkan pada konsumen memiliki siklus hidup masing-masing, apakah barang atau jasa yang dijual masih disukai oleh pembeli atau justru terjadi perubahan selera .
Tahap tersebut dimulai dari tahap perkenalan , tahap pertumbuhan , tahap kematangan , dan diakhiri dengan tahap penurunan .
Apabila mengetahui masa peredaran suatu barang atu jasa , maka kita akan:
 Mempercepat dan memperlambat tahapan-tahapan
Bila kita menjual barang-barang yang relative pendek masa siklus hidupnya , maka biasanya barang tersebutakan cepat habis atau pembeli merasa bosan .
 Mengetahui masa edar atau siklus hidup ynag dimiliki.
Bila kita memproduksi produk yang laris dipasaran , biasanya akan banyak yang meniru sehingga akan banyak jumlah pesaing yang muncul.
 Mengetahui layak atau tidaknya masuk dalam usah baru
Jika diketahui masa edar barang dan jasa , maka kita akan mengetahui layak atau tidaknya suatu bidang usaha.

3. analisi SWOT
analisis yang dikenal dengan sebuah analisis Strengths-Weaknesses-opportunities-threats-SWOT.
Adalah sangat penting untuk mengetahui posisi usaha yang dijalankan saat ini merupakan suatu proses diman kita menganalisis karakteristik usaha dan lingkungan yang dapat mempengaruhi usaha yang atau sedang kita jalankan

Menentukan strategi pemasaran

Setelah kita melakukan analisis SWOT untuk mengetahui kemampuan dan menetapkan pasar mana yang kita tuju, maka selanjutnya kita perlu menyusun strategi pemasaran.
Strategi pemasaran adalah suatu cara yang digunakan untuk membantu kita membuat dan menjual barang dan jasa yang sesuai dengan kondisi perusahaan dan pasar target atau selera konsumen yang dituju.

1) Menembus pasar
Strategi menembus pasar untuk menjangkau sasaran pembeli yang belum tercapai
Upaya-upaya praktis yang dapat dilakukan antara lain:
 Meningkatkan unit penjualan dengan cara menurunkan harga , membuat barang atau jasa yang lebih banyak, dan lain-lain.
 Menambah lokasi atau staf penjualan agar dapat menjangkau jumlah pembeli yang lebih banyak .
 Meningkatkan periklanan agar lebih dikenal dengan baik .
 Menambah barang dan jasa dengan melakukan program cuci gudang untuk barang-barang yang hamper kadarluasa .
 Melakukan promosi penjualan . sepeerti memberi hadiah –hadiah , diskon , voucer, dan sebagainya
 Meningkatkan pengenalan merek dengan melakukan publisitas , penelitian dan sejenisnya .
 Meningkatkan promosi dan iklan melalui media dan cara yang sesuai dengan sasaran pembeli
 Menurunkan harga dengan memberikan penawaran khusus atau diskon berdasarkan jumlah produk yang dibeli

Mengembangkan pasar

Starategi ini dilakukan apabila sasaran pembeli yang lama sudah jenuh atau sudah habis sehingga perlu mencari sasaran pembeli baru dengan tetap menawarkan barang atau jasa yang lama .

Mengembangkan produk

Strategi ini mencakup perubahan barang dan jasa yang tetap menggunakan cara produksi yang sama dengan cara produksi . strategi ii umumnya dilakukan untuk memperpanjang masa edar atau siklus hidup , bila mana kita mengetahui bahwa sasaran pembeli mulai bosan dan kita harus mengubah barang dan jasa yang ditawarkan tersebut

Melakukan Diversifikasi

Strategi ini merupakan pengembangan produk baru yang masih berhubungan dengan produk lama untuk ditaarkan kepada pasar yang baru juga .

Menetapkan Biaya Murah

Starategi ini didasarkan pada biaya input yang rendah sehingga dapat menghasailkan barang atau jasa yang murah juga , namun bukan berarti menawarkannya dengan kualitas yang rendah .


Memfokuskan pada pasar
Strategi ini dilakukan dengan memberikan layanan kepada para pembeli khususnya dengan pelayanana terbatas , dan pembeli dapat ditentukan dengan jelas , lebih efektif dan efisien dari pesaing.

Melakukan diferensiasi
Strategi ini berkonsentrasi pada penciptaan barang dan jasa baru yang dipandang sangat berbeda dengan yang lain .


Menentukan alat pemasaran
Alat pemasaran yang diperlukan yang dimaksud adalah bauran pemasaran ditambah distribusi , pelayanan dan kekuasaan ,

Rabu, 25 November 2009

diyana hanun
43108010053
Posting nama jenis usaha.

Nama usaha : betawi Resto
Jenis usaha: kuliner
Deskripsinya :
Saya ingi membuka rumah makan betawi , karna saya ingin membuat usaha yang masih jarang penjualnya dibandingkan rumah makan padang.
Disini saya akan membuat rumah makan yang khusus menyediakan masakan betawi, dan saya juga akan membuat rumah makan yang suasananya menyenangkan dan beda dari yang lain agar dan juga menetapkan di lokasi strategis agar mudah dikunjungi banyak orang, saya juga akan membuat suasana seperti diperdesaan yaitu menyedakan saung-saung dengan banyak daun –daun yang rindang agar lebih nyaman. Dan makannya dengan suasana lesehan.

Bab 8 Mengelola keuangan Usaha

Diyana hanun
43108010053

Mengelola keuangan usaha

Pada dasarnya , setiap usaha pasti memerlukan modal . Modal usaha dapat berupa modal dana dan modal nondana berupa keahlian dan keterampilan . ada istilah cina yang mengatakan bahwa tidak ada untung tanpa ada modal . dengan demikian , pastilah kita memerlukan modal dan auntuk memulai usaha . hal yang harus kita ketahui adalah beberapa kebutuhan modal usaha kita , dari mana sumber modal tersebut.
Berikut adalah bahasan teori mengenai permasalahan dan tersebut:

1. Mengetahui modal usaha
sering kali kita bertanya kepada orang yang sudah membuka usaha “berapa sih modal usaha yang dibutuhkan untuk membuka usaha seperti sekarang ini.?” Jawaban yang sering muncul adalah. “tidak banyak , hanya sekian juta rupiah.
Pada prinsipnya , dalam menjalankan usaha terdapat tiga jenis modal investasi awal , modal kerja , dan modal operasional.
 Modal investasi awal
Modal investasi awal adalah modal yang diperlukan diawal usaha , biasanya dipakai untuk jangka panjang. Contoh modal ini adalah bangunan serta peralatan seperti computer , kendaraan, prabotan kantor.dan barang-barang lain yang dipakai untuk jangka panjang.
 Modal kerja
Modal kerja adalah modal ynag harus kita keluarkan untuk membeli atau mambuat barang dan jasa yang dihasilkan .modal kerja bias dihasilkan tiap bulan.atau setipa datang permintaan . sebagai contoh, jika usaha kita berbentuk restoran , maka modal kerja yang kita butuhkan adalah modal untuk membeli bahan makanan.
 Modal operasional
Modal yang trakhir adalah modal operasional. Modal operasional adalah modal ynag harus kita keluarkan untuk membayar operasional bulanan dari usaha kita . Contohnya biaya bulanan untuk membayar gaji bulanan.listrik, bahan , distribusi.


2.mengetahui sumber permodalan
Untuk memulai suatu usaha , pada dasarnya sumber permodalan dapat diperoleh melalui:

Modal sendiri
Sumber sendiri merupakan cara yang paling mudah . kebutuhan modal biaya sendiri . sumber pembiayaan sendiri dapat diperoleh dari tabungan , dana cadangan, atau menggunakan asset yang tidak produktif.
Pinjaman bank.
Apabila modal sendiri ternyata tidak mencukupi , maka kita dapat memenuhi kebutuhan modal dengan melakukan pinjaman atau mengajukan kredit pada bank.
1. kredit usaha
yaitu kredit yang ditunjukan untuk membiayai usaha yang produktif.kredit usaha ini pada umumnya untuk memenuhi modal kerja .seperti… usaha perdagangan , usaha industri rumah tangga usaha jasa konsultasi dll.
2. kredit konsumsi
yaitu kredit yang digunakan untuk membeli suatu yang sifatnya konsumtif, misalnya untuk membeli rumah atau kendaraan pribadi.dua kredit konsumsi yang biasanya cukup laris adalah kredit pemilik rumah dan kredit kendaraan bermotor
3. kredit serba guna
yaitu kredit yang bias digunakan untuk tujuan komsumsi maupun usaha .
berikut adalah beberapa persyaratan yang diminta bank dalam mengajukan kredit.

1) Debitur perorangan
Debitur perorangan berasal dari berbagai macam latar belakang pekerjaan yaitu pengusaha , karyawan , professional
2) Debitur badan usaha / perusahaan.
Bagi debitur yang berbentuk badan usaha seperti CV, PT. firma dll
3) Jaminan
Saat mengajukan kredit ke bank . biasanya kita akan diminta untuk menjamin salah satu asset yang kita miliki kepada bank. Sehingga apabila kita mampu mengembalikan pinjaman tersebut , bank akan menyita asset yang kita jaminkan tersebut sebagai ganti uang yang kita pinjam .tentunya nilai barang jaminan tersebut harus lebih besar atau minimal sama dengan nilai uang yang akan kita pinjam .
Bank syariah
Prinsip bank syariah adalah bagi hasil dan tidak menetapkan bunga sebagaimana bank konvensional
Pegadaiaan
Melalui pegadaiaan , kita dapat meminjam sejumlah uang dengan mengandalkan asset berharga sebagai jaminan .
 Proses pengolahan keuangan
Setelah merencanakan usaha dan memperoleh modal untuk usaha , maka selanjutnya adalah mengelolah keuangan selama proses usaha berjalan .

 Kita harus memisahkan antara uang dan perusahaan dan uang pribadi . jangan pernah mencampurkan antara uang perusahaan dan uang pribadi.
 Pastikan system pencatatan yang rapin dan teratur sesuai dengan kaidah akuntansi walaupun akuntansi sederhana.
 Manajemen kas untuk mengoptimalkan asset dan memanfaatkan setiap nilai uang untuk manambah keuntungan .
 Evaluasi terkait realisasi produksi dan penerimaan , biaya dan persediaan , jumlah piutang dan utang dan kondisi kas.
 Pelaporan keuangan
Laporan keuangan yang umukmnya dibuat adalah neraca dan laporan labarugi . neraca dan laporan keuangan yang menggambarkan posisi keuangan ynag sementara dari sebuah usaha . asset lancer adalah asset yang mudah diuangkan dalam waktu cepat , seperti uang kas , piutang dan persediaan .
Asset tetap adalah asset yang diperoleh untuk pemakaiaan jangka panjang.
Kewajiban terdiri atas kewajiban jangka pendek , yaitu utangutang yang harus dibayar dalam jangka pendek atau satu tahun.
Kewajiban jangka panjang adalah kewajiban yang jatuh tempo lebih dari satu tahun.
Laporan laba rugi menggambarkan keadaan usaha dalam waktu tertentu , dengan membandingkan antara pengeluaran dan pendapatan yang sekaligus dapat menunjukan laba bersih perusahaan baik berupa keuntungan maupun kerugian .

☺ Menentukan penjualan bersih tahun depan berdasarkan informasi laba bersih dan margin laba bersih
☺ Rasio liquiditas ,merupakan rasio yang menunjukan apakah usaha kita dapat menutupi kewajiban jangka pendek yang jatuh tempo.
☺ Rasio penjualan bersih atas asset total , merupakan rasio yang menunukan kemampuan perusahaan untuk manghasilkan penjualan yang terkait asset yang dimilikinya
☺ Rasio laba bersih atas modal . rasio ini menunjukan tingkat pengembalian keuntungan dari setiap modal yang ada diperusahaan .

BAB 8 (Mengelola Keuangan Usaha)

RAHMAWATI
43108010076

Mengelola Keuangan Usaha
1. Mengetahui Kebutuhan Modal Usaha, Tiga Jenis modal usaha yang diperlukan dalam menjalankan usaha adalah:
Modal Investasi Awal, yaitu modal yang diperlukan diawal usaha, biasanya dipakai untuk jangka panjang.
Modal Kerja, adalah modal yang harus kita keluarkan untuk membeli atau mambuat barang atau jasa yang kita perlukan.
Modal Operasional, adalah modal yang kita harus keluarkan untuk membayar biaya operasi bulanan dari usaha kita.

2. Mengetahui Sumber Permodalan.
a. Modal Sendiri, Kebutuhan modal dibiayai sendiri, sumbernya dapat diperoleh dari tabungan, dana cadangan.
b. Pinjaman BANK, 3 Jenis Kredit Perbankan yaitu:
• Kredit Usaha, Kredit yang ditujukan untuk membiayai usaha yang produktif.
• Kredit Konsumsi, Kredit yang digunakan untuk membeli sesuatu yang sifatnya konsumtif.
• Kredit Serba Guna, Kredit yang bias digunakan untuk tujuan konsumsi maupun usaha.

3. Proses Pengelolaan Keuangan, Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam tata kelola keuangan, yaitu:
 Kita harus memisahkan antara uang perusahaan dan uang pribadi.
 Kita harus memastikan sistem pencatan yang rapid an teratur sesuai denagn kaidah akuntansi.
 Melakukan manajemen kas untuk mengoptimalkan asset.
 Melakukan evaluasi setiap bulan terkait dengan keuangan, yaitu realisasi produksi dan penerimaan.

4. Pelaporan Keuangan.
 Neraca, laporan keuangan yang menggambarkan posisi keuangan sementara dari sebuah usaha.
 Laporan Laba Rugi, yaitu laporan yang menggambarkan keadaan usaha dalam waktu tertentu.