Selasa, 01 Desember 2009
Merancang Strategi Pemasaran
Lia Fauziya
43108010171
Pemasaran marupakan suatu proses yang utuh tentang kemampuan menawarkan barang dan jasa yang tepat , dengan harga ,waktu, dan lokasi yang tepat.pemasaran bertitik tolak pada kebutuhan dan keinginan pembeli.
Upaya pemasaran ditunjukan untuk memberikan kepuasan sehingga pembeli melakukan pembelian ulang dan merekomondasikan produk keorang lain.
Untuk mandapatkan hasil pemasaran yang sesuai , maka secara umum dapat dilakukan proses pemasaran sebagai berikut:
1. pengenalan pasar : pemasar mengetahui potensi pembeli dan mengetahui akan kebutuhan nya.
2. strategi pemasaran : merupakan kelanjutan dari pengenalan pasar , yang menyangkut strategi yang akan diterapkan dalam memasarkan barang dan jasa yang dapat diterima oleh pasar.
3. bauran pemasaran : marupakan alat yang akan digunakan dalam menjalankan strategi yang telah dipilih
4. evaluasi pemasaran : dilakukan untuk melihat keberhasilan usahausaha pemasaran yang telah dilakukan , perlukan dilakukan perbaikan-perbaikan usah-usaha koreksi.
Pengenalan pasar
Pengenaln pasar adalah upaya untuk mengetahui jumlah . karakteristk , dan sifat sebuah pasar .
1. mengelompokan pasar
hal terpenting dalam memasarkan barang atau jasa adalah mengetahui siapa pembeli dan apa yang mereka butuhkan , bukan membuat barang dan jasa terlebih dulu dan menunggu pembeli datang.
2. Msa peredaran barang atau jasa
Semua barang atau jasa yng ditawarkan pada konsumen memiliki siklus hidup masing-masing, apakah barang atau jasa yang dijual masih disukai oleh pembeli atau justru terjadi perubahan selera .
Tahap tersebut dimulai dari tahap perkenalan , tahap pertumbuhan , tahap kematangan , dan diakhiri dengan tahap penurunan .
Apabila mengetahui masa peredaran suatu barang atu jasa , maka kita akan:
Mempercepat dan memperlambat tahapan-tahapan
Bila kita menjual barang-barang yang relative pendek masa siklus hidupnya , maka biasanya barang tersebutakan cepat habis atau pembeli merasa bosan .
Mengetahui masa edar atau siklus hidup ynag dimiliki.
Bila kita memproduksi produk yang laris dipasaran , biasanya akan banyak yang meniru sehingga akan banyak jumlah pesaing yang muncul.
Mengetahui layak atau tidaknya masuk dalam usah baru
Jika diketahui masa edar barang dan jasa , maka kita akan mengetahui layak atau tidaknya suatu bidang usaha.
3. analisi SWOT
analisis yang dikenal dengan sebuah analisis Strengths-Weaknesses-opportunities-threats-SWOT.
Adalah sangat penting untuk mengetahui posisi usaha yang dijalankan saat ini merupakan suatu proses diman kita menganalisis karakteristik usaha dan lingkungan yang dapat mempengaruhi usaha yang atau sedang kita jalankan
Menentukan strategi pemasaran
Setelah kita melakukan analisis SWOT untuk mengetahui kemampuan dan menetapkan pasar mana yang kita tuju, maka selanjutnya kita perlu menyusun strategi pemasaran.
Strategi pemasaran adalah suatu cara yang digunakan untuk membantu kita membuat dan menjual barang dan jasa yang sesuai dengan kondisi perusahaan dan pasar target atau selera konsumen yang dituju.
1) Menembus pasar
Strategi menembus pasar untuk menjangkau sasaran pembeli yang belum tercapai
Upaya-upaya praktis yang dapat dilakukan antara lain:
Meningkatkan unit penjualan dengan cara menurunkan harga , membuat barang atau jasa yang lebih banyak, dan lain-lain.
Menambah lokasi atau staf penjualan agar dapat menjangkau jumlah pembeli yang lebih banyak .
Meningkatkan periklanan agar lebih dikenal dengan baik .
Menambah barang dan jasa dengan melakukan program cuci gudang untuk barang-barang yang hamper kadarluasa .
Melakukan promosi penjualan . sepeerti memberi hadiah –hadiah , diskon , voucer, dan sebagainya
Meningkatkan pengenalan merek dengan melakukan publisitas , penelitian dan sejenisnya .
Meningkatkan promosi dan iklan melalui media dan cara yang sesuai dengan sasaran pembeli
Menurunkan harga dengan memberikan penawaran khusus atau diskon berdasarkan jumlah produk yang dibeli
Mengembangkan pasar
Starategi ini dilakukan apabila sasaran pembeli yang lama sudah jenuh atau sudah habis sehingga perlu mencari sasaran pembeli baru dengan tetap menawarkan barang atau jasa yang lama .
Mengembangkan produk
Strategi ini mencakup perubahan barang dan jasa yang tetap menggunakan cara produksi yang sama dengan cara produksi . strategi ii umumnya dilakukan untuk memperpanjang masa edar atau siklus hidup , bila mana kita mengetahui bahwa sasaran pembeli mulai bosan dan kita harus mengubah barang dan jasa yang ditawarkan tersebut
Melakukan Diversifikasi
Strategi ini merupakan pengembangan produk baru yang masih berhubungan dengan produk lama untuk ditaarkan kepada pasar yang baru juga .
Menetapkan Biaya Murah
Starategi ini didasarkan pada biaya input yang rendah sehingga dapat menghasailkan barang atau jasa yang murah juga , namun bukan berarti menawarkannya dengan kualitas yang rendah .
Memfokuskan pada pasar
Strategi ini dilakukan dengan memberikan layanan kepada para pembeli khususnya dengan pelayanana terbatas , dan pembeli dapat ditentukan dengan jelas , lebih efektif dan efisien dari pesaing.
Melakukan diferensiasi
Strategi ini berkonsentrasi pada penciptaan barang dan jasa baru yang dipandang sangat berbeda dengan yang lain .
Menentukan alat pemasaran
Alat pemasaran yang diperlukan yang dimaksud adalah bauran pemasaran ditambah distribusi , pelayanan dan kekuasaan ,
43108010171
Pemasaran marupakan suatu proses yang utuh tentang kemampuan menawarkan barang dan jasa yang tepat , dengan harga ,waktu, dan lokasi yang tepat.pemasaran bertitik tolak pada kebutuhan dan keinginan pembeli.
Upaya pemasaran ditunjukan untuk memberikan kepuasan sehingga pembeli melakukan pembelian ulang dan merekomondasikan produk keorang lain.
Untuk mandapatkan hasil pemasaran yang sesuai , maka secara umum dapat dilakukan proses pemasaran sebagai berikut:
1. pengenalan pasar : pemasar mengetahui potensi pembeli dan mengetahui akan kebutuhan nya.
2. strategi pemasaran : merupakan kelanjutan dari pengenalan pasar , yang menyangkut strategi yang akan diterapkan dalam memasarkan barang dan jasa yang dapat diterima oleh pasar.
3. bauran pemasaran : marupakan alat yang akan digunakan dalam menjalankan strategi yang telah dipilih
4. evaluasi pemasaran : dilakukan untuk melihat keberhasilan usahausaha pemasaran yang telah dilakukan , perlukan dilakukan perbaikan-perbaikan usah-usaha koreksi.
Pengenalan pasar
Pengenaln pasar adalah upaya untuk mengetahui jumlah . karakteristk , dan sifat sebuah pasar .
1. mengelompokan pasar
hal terpenting dalam memasarkan barang atau jasa adalah mengetahui siapa pembeli dan apa yang mereka butuhkan , bukan membuat barang dan jasa terlebih dulu dan menunggu pembeli datang.
2. Msa peredaran barang atau jasa
Semua barang atau jasa yng ditawarkan pada konsumen memiliki siklus hidup masing-masing, apakah barang atau jasa yang dijual masih disukai oleh pembeli atau justru terjadi perubahan selera .
Tahap tersebut dimulai dari tahap perkenalan , tahap pertumbuhan , tahap kematangan , dan diakhiri dengan tahap penurunan .
Apabila mengetahui masa peredaran suatu barang atu jasa , maka kita akan:
Mempercepat dan memperlambat tahapan-tahapan
Bila kita menjual barang-barang yang relative pendek masa siklus hidupnya , maka biasanya barang tersebutakan cepat habis atau pembeli merasa bosan .
Mengetahui masa edar atau siklus hidup ynag dimiliki.
Bila kita memproduksi produk yang laris dipasaran , biasanya akan banyak yang meniru sehingga akan banyak jumlah pesaing yang muncul.
Mengetahui layak atau tidaknya masuk dalam usah baru
Jika diketahui masa edar barang dan jasa , maka kita akan mengetahui layak atau tidaknya suatu bidang usaha.
3. analisi SWOT
analisis yang dikenal dengan sebuah analisis Strengths-Weaknesses-opportunities-threats-SWOT.
Adalah sangat penting untuk mengetahui posisi usaha yang dijalankan saat ini merupakan suatu proses diman kita menganalisis karakteristik usaha dan lingkungan yang dapat mempengaruhi usaha yang atau sedang kita jalankan
Menentukan strategi pemasaran
Setelah kita melakukan analisis SWOT untuk mengetahui kemampuan dan menetapkan pasar mana yang kita tuju, maka selanjutnya kita perlu menyusun strategi pemasaran.
Strategi pemasaran adalah suatu cara yang digunakan untuk membantu kita membuat dan menjual barang dan jasa yang sesuai dengan kondisi perusahaan dan pasar target atau selera konsumen yang dituju.
1) Menembus pasar
Strategi menembus pasar untuk menjangkau sasaran pembeli yang belum tercapai
Upaya-upaya praktis yang dapat dilakukan antara lain:
Meningkatkan unit penjualan dengan cara menurunkan harga , membuat barang atau jasa yang lebih banyak, dan lain-lain.
Menambah lokasi atau staf penjualan agar dapat menjangkau jumlah pembeli yang lebih banyak .
Meningkatkan periklanan agar lebih dikenal dengan baik .
Menambah barang dan jasa dengan melakukan program cuci gudang untuk barang-barang yang hamper kadarluasa .
Melakukan promosi penjualan . sepeerti memberi hadiah –hadiah , diskon , voucer, dan sebagainya
Meningkatkan pengenalan merek dengan melakukan publisitas , penelitian dan sejenisnya .
Meningkatkan promosi dan iklan melalui media dan cara yang sesuai dengan sasaran pembeli
Menurunkan harga dengan memberikan penawaran khusus atau diskon berdasarkan jumlah produk yang dibeli
Mengembangkan pasar
Starategi ini dilakukan apabila sasaran pembeli yang lama sudah jenuh atau sudah habis sehingga perlu mencari sasaran pembeli baru dengan tetap menawarkan barang atau jasa yang lama .
Mengembangkan produk
Strategi ini mencakup perubahan barang dan jasa yang tetap menggunakan cara produksi yang sama dengan cara produksi . strategi ii umumnya dilakukan untuk memperpanjang masa edar atau siklus hidup , bila mana kita mengetahui bahwa sasaran pembeli mulai bosan dan kita harus mengubah barang dan jasa yang ditawarkan tersebut
Melakukan Diversifikasi
Strategi ini merupakan pengembangan produk baru yang masih berhubungan dengan produk lama untuk ditaarkan kepada pasar yang baru juga .
Menetapkan Biaya Murah
Starategi ini didasarkan pada biaya input yang rendah sehingga dapat menghasailkan barang atau jasa yang murah juga , namun bukan berarti menawarkannya dengan kualitas yang rendah .
Memfokuskan pada pasar
Strategi ini dilakukan dengan memberikan layanan kepada para pembeli khususnya dengan pelayanana terbatas , dan pembeli dapat ditentukan dengan jelas , lebih efektif dan efisien dari pesaing.
Melakukan diferensiasi
Strategi ini berkonsentrasi pada penciptaan barang dan jasa baru yang dipandang sangat berbeda dengan yang lain .
Menentukan alat pemasaran
Alat pemasaran yang diperlukan yang dimaksud adalah bauran pemasaran ditambah distribusi , pelayanan dan kekuasaan ,
Merancang Strategi Pemasaran
Okis Widiyati
43108010143
Pemasaran bertitik tolak pada kebutuhan dan keinginan pembeli.Pemasaran tidak hanya mengenai penjualan , iklan , atau promosi saja .pemasaran marupakan suatu proses yang utuh tentang kemampuan menawarkan barang dan jasa yang tepat , dengan harga ,waktu, dan lokasi yang tepat
Upaya pemasaran ditunjukan untuk memberikan kepuasan sehingga pembeli melakukan pembelian ulang dan merekomondasikan produk keorang lain.
Untuk mandapatkan hasil pemasaran yang sesuai , maka secara umum dapat dilakukan proses pemasaran sebagai berikut:
1. pengenalan pasar : pemasar mengetahui potensi pembeli dan mengetahui akan kebutuhan nya.
2. strategi pemasaran : merupakan kelanjutan dari pengenalan pasar , yang menyangkut strategi yang akan diterapkan dalam memasarkan barang dan jasa yang dapat diterima oleh pasar.
3. bauran pemasaran : marupakan alat yang akan digunakan dalam menjalankan strategi yang telah dipilih
4. evaluasi pemasaran : dilakukan untuk melihat keberhasilan usahausaha pemasaran yang telah dilakukan , perlukan dilakukan perbaikan-perbaikan usah-usaha koreksi.
Pengenalan pasar
Pengenaln pasar adalah upaya untuk mengetahui jumlah . karakteristk , dan sifat sebuah pasar .
1. mengelompokan pasar
hal terpenting dalam memasarkan barang atau jasa adalah mengetahui siapa pembeli dan apa yang mereka butuhkan , bukan membuat barang dan jasa terlebih dulu dan menunggu pembeli datang.
2. Msa peredaran barang atau jasa
Semua barang atau jasa yng ditawarkan pada konsumen memiliki siklus hidup masing-masing, apakah barang atau jasa yang dijual masih disukai oleh pembeli atau justru terjadi perubahan selera .
Tahap tersebut dimulai dari tahap perkenalan , tahap pertumbuhan , tahap kematangan , dan diakhiri dengan tahap penurunan .
Apabila mengetahui masa peredaran suatu barang atu jasa , maka kita akan:
Mempercepat dan memperlambat tahapan-tahapan
Bila kita menjual barang-barang yang relative pendek masa siklus hidupnya , maka biasanya barang tersebutakan cepat habis atau pembeli merasa bosan .
Mengetahui masa edar atau siklus hidup ynag dimiliki.
Bila kita memproduksi produk yang laris dipasaran , biasanya akan banyak yang meniru sehingga akan banyak jumlah pesaing yang muncul.
Mengetahui layak atau tidaknya masuk dalam usah baru
Jika diketahui masa edar barang dan jasa , maka kita akan mengetahui layak atau tidaknya suatu bidang usaha.
3. analisi SWOT
analisis yang dikenal dengan sebuah analisis Strengths-Weaknesses-opportunities-threats-SWOT.
Adalah sangat penting untuk mengetahui posisi usaha yang dijalankan saat ini merupakan suatu proses diman kita menganalisis karakteristik usaha dan lingkungan yang dapat mempengaruhi usaha yang atau sedang kita jalankan
Menentukan strategi pemasaran
Setelah kita melakukan analisis SWOT untuk mengetahui kemampuan dan menetapkan pasar mana yang kita tuju, maka selanjutnya kita perlu menyusun strategi pemasaran.
Strategi pemasaran adalah suatu cara yang digunakan untuk membantu kita membuat dan menjual barang dan jasa yang sesuai dengan kondisi perusahaan dan pasar target atau selera konsumen yang dituju.
1) Menembus pasar
Strategi menembus pasar untuk menjangkau sasaran pembeli yang belum tercapai
Upaya-upaya praktis yang dapat dilakukan antara lain:
Meningkatkan unit penjualan dengan cara menurunkan harga , membuat barang atau jasa yang lebih banyak, dan lain-lain.
Menambah lokasi atau staf penjualan agar dapat menjangkau jumlah pembeli yang lebih banyak .
Meningkatkan periklanan agar lebih dikenal dengan baik .
Menambah barang dan jasa dengan melakukan program cuci gudang untuk barang-barang yang hamper kadarluasa .
Melakukan promosi penjualan . sepeerti memberi hadiah –hadiah , diskon , voucer, dan sebagainya
Meningkatkan pengenalan merek dengan melakukan publisitas , penelitian dan sejenisnya .
Meningkatkan promosi dan iklan melalui media dan cara yang sesuai dengan sasaran pembeli
Menurunkan harga dengan memberikan penawaran khusus atau diskon berdasarkan jumlah produk yang dibeli
Mengembangkan pasar
Starategi ini dilakukan apabila sasaran pembeli yang lama sudah jenuh atau sudah habis sehingga perlu mencari sasaran pembeli baru dengan tetap menawarkan barang atau jasa yang lama .
Mengembangkan produk
Strategi ini mencakup perubahan barang dan jasa yang tetap menggunakan cara produksi yang sama dengan cara produksi . strategi ii umumnya dilakukan untuk memperpanjang masa edar atau siklus hidup , bila mana kita mengetahui bahwa sasaran pembeli mulai bosan dan kita harus mengubah barang dan jasa yang ditawarkan tersebut
Melakukan Diversifikasi
Strategi ini merupakan pengembangan produk baru yang masih berhubungan dengan produk lama untuk ditaarkan kepada pasar yang baru juga .
Menetapkan Biaya Murah
Starategi ini didasarkan pada biaya input yang rendah sehingga dapat menghasailkan barang atau jasa yang murah juga , namun bukan berarti menawarkannya dengan kualitas yang rendah .
Memfokuskan pada pasar
Strategi ini dilakukan dengan memberikan layanan kepada para pembeli khususnya dengan pelayanana terbatas , dan pembeli dapat ditentukan dengan jelas , lebih efektif dan efisien dari pesaing.
Melakukan diferensiasi
Strategi ini berkonsentrasi pada penciptaan barang dan jasa baru yang dipandang sangat berbeda dengan yang lain .
Menentukan alat pemasaran
Alat pemasaran yang diperlukan yang dimaksud adalah bauran pemasaran ditambah distribusi , pelayanan dan kekuasaan ,
43108010143
Pemasaran bertitik tolak pada kebutuhan dan keinginan pembeli.Pemasaran tidak hanya mengenai penjualan , iklan , atau promosi saja .pemasaran marupakan suatu proses yang utuh tentang kemampuan menawarkan barang dan jasa yang tepat , dengan harga ,waktu, dan lokasi yang tepat
Upaya pemasaran ditunjukan untuk memberikan kepuasan sehingga pembeli melakukan pembelian ulang dan merekomondasikan produk keorang lain.
Untuk mandapatkan hasil pemasaran yang sesuai , maka secara umum dapat dilakukan proses pemasaran sebagai berikut:
1. pengenalan pasar : pemasar mengetahui potensi pembeli dan mengetahui akan kebutuhan nya.
2. strategi pemasaran : merupakan kelanjutan dari pengenalan pasar , yang menyangkut strategi yang akan diterapkan dalam memasarkan barang dan jasa yang dapat diterima oleh pasar.
3. bauran pemasaran : marupakan alat yang akan digunakan dalam menjalankan strategi yang telah dipilih
4. evaluasi pemasaran : dilakukan untuk melihat keberhasilan usahausaha pemasaran yang telah dilakukan , perlukan dilakukan perbaikan-perbaikan usah-usaha koreksi.
Pengenalan pasar
Pengenaln pasar adalah upaya untuk mengetahui jumlah . karakteristk , dan sifat sebuah pasar .
1. mengelompokan pasar
hal terpenting dalam memasarkan barang atau jasa adalah mengetahui siapa pembeli dan apa yang mereka butuhkan , bukan membuat barang dan jasa terlebih dulu dan menunggu pembeli datang.
2. Msa peredaran barang atau jasa
Semua barang atau jasa yng ditawarkan pada konsumen memiliki siklus hidup masing-masing, apakah barang atau jasa yang dijual masih disukai oleh pembeli atau justru terjadi perubahan selera .
Tahap tersebut dimulai dari tahap perkenalan , tahap pertumbuhan , tahap kematangan , dan diakhiri dengan tahap penurunan .
Apabila mengetahui masa peredaran suatu barang atu jasa , maka kita akan:
Mempercepat dan memperlambat tahapan-tahapan
Bila kita menjual barang-barang yang relative pendek masa siklus hidupnya , maka biasanya barang tersebutakan cepat habis atau pembeli merasa bosan .
Mengetahui masa edar atau siklus hidup ynag dimiliki.
Bila kita memproduksi produk yang laris dipasaran , biasanya akan banyak yang meniru sehingga akan banyak jumlah pesaing yang muncul.
Mengetahui layak atau tidaknya masuk dalam usah baru
Jika diketahui masa edar barang dan jasa , maka kita akan mengetahui layak atau tidaknya suatu bidang usaha.
3. analisi SWOT
analisis yang dikenal dengan sebuah analisis Strengths-Weaknesses-opportunities-threats-SWOT.
Adalah sangat penting untuk mengetahui posisi usaha yang dijalankan saat ini merupakan suatu proses diman kita menganalisis karakteristik usaha dan lingkungan yang dapat mempengaruhi usaha yang atau sedang kita jalankan
Menentukan strategi pemasaran
Setelah kita melakukan analisis SWOT untuk mengetahui kemampuan dan menetapkan pasar mana yang kita tuju, maka selanjutnya kita perlu menyusun strategi pemasaran.
Strategi pemasaran adalah suatu cara yang digunakan untuk membantu kita membuat dan menjual barang dan jasa yang sesuai dengan kondisi perusahaan dan pasar target atau selera konsumen yang dituju.
1) Menembus pasar
Strategi menembus pasar untuk menjangkau sasaran pembeli yang belum tercapai
Upaya-upaya praktis yang dapat dilakukan antara lain:
Meningkatkan unit penjualan dengan cara menurunkan harga , membuat barang atau jasa yang lebih banyak, dan lain-lain.
Menambah lokasi atau staf penjualan agar dapat menjangkau jumlah pembeli yang lebih banyak .
Meningkatkan periklanan agar lebih dikenal dengan baik .
Menambah barang dan jasa dengan melakukan program cuci gudang untuk barang-barang yang hamper kadarluasa .
Melakukan promosi penjualan . sepeerti memberi hadiah –hadiah , diskon , voucer, dan sebagainya
Meningkatkan pengenalan merek dengan melakukan publisitas , penelitian dan sejenisnya .
Meningkatkan promosi dan iklan melalui media dan cara yang sesuai dengan sasaran pembeli
Menurunkan harga dengan memberikan penawaran khusus atau diskon berdasarkan jumlah produk yang dibeli
Mengembangkan pasar
Starategi ini dilakukan apabila sasaran pembeli yang lama sudah jenuh atau sudah habis sehingga perlu mencari sasaran pembeli baru dengan tetap menawarkan barang atau jasa yang lama .
Mengembangkan produk
Strategi ini mencakup perubahan barang dan jasa yang tetap menggunakan cara produksi yang sama dengan cara produksi . strategi ii umumnya dilakukan untuk memperpanjang masa edar atau siklus hidup , bila mana kita mengetahui bahwa sasaran pembeli mulai bosan dan kita harus mengubah barang dan jasa yang ditawarkan tersebut
Melakukan Diversifikasi
Strategi ini merupakan pengembangan produk baru yang masih berhubungan dengan produk lama untuk ditaarkan kepada pasar yang baru juga .
Menetapkan Biaya Murah
Starategi ini didasarkan pada biaya input yang rendah sehingga dapat menghasailkan barang atau jasa yang murah juga , namun bukan berarti menawarkannya dengan kualitas yang rendah .
Memfokuskan pada pasar
Strategi ini dilakukan dengan memberikan layanan kepada para pembeli khususnya dengan pelayanana terbatas , dan pembeli dapat ditentukan dengan jelas , lebih efektif dan efisien dari pesaing.
Melakukan diferensiasi
Strategi ini berkonsentrasi pada penciptaan barang dan jasa baru yang dipandang sangat berbeda dengan yang lain .
Menentukan alat pemasaran
Alat pemasaran yang diperlukan yang dimaksud adalah bauran pemasaran ditambah distribusi , pelayanan dan kekuasaan ,
Mengelola Keuangan Usaha
Okis Widiyati
43108010143
Pada dasar nya,setiap usaha pasti memerlukan modal.Modal uasaha dapat berupa modal dana dan modal non dana atau berupa keahlian dan ketrampilan.
Ada istilah cina mengatakan bahwa tidak ada untung tanpa ada modal.Dengan demikian,pastilah kita memerlukan modal dana untuk memulai usaha.Berikut adalah bahasan teori mengenai permasalahan dana tersebut:
1. Mengetahui Kebutuhan modal Usaha
Pada prinsipnya,dalam menjalankan uasaha terdapat tiga jenis modal yang diperlukan,yaitu:
a.Modal Investasi Awal
Modal Investasi Awal adalah modal yang diperlukan di awal usaha ,biasnya dipakai untuk jangka panjang.Biasanya,modal awalini dinilai cukup besar karena dipakai untuk hjangka panjang.Tetapi nilai dari modal investasi awal akan menyusut dari tahun ke tahun,bahkan biasanya dari bulan ke bulan.Seluruh modal awal ini seterusnya dihitung biaya penyusutan nyayang dibebankan dalam biaya produksi.
b.Modal Kerja
Modal kerja adalah modal yang harus kita keluarkan untuk membeli atau membuat barang dan jasa yang kita hasilkan.Modal kerja bisa dikeluarkan setiap bulan atau setiap datang permintaan.Prinsipnya,tanpa modal kerja kita tidak akan bisa menyelesaikan pembuatan barang dan jasa sesuai permintaan.Jadi tanpa modal kerja kita tidak akan mendapatkan pembeli karena barang dan jasa tidak ada yang dapat dihasilkan.banyak cara untuk memperkecil modal kerja dengan cara kerja sama produksi,misalnya bekerja sama dengan distributor.Hasilnya kita akan dapat pasokan setiap yang kita inginkan.
c.Modal Operasional
Ini merupakan modal yang terakhir,Modal operasional adalah modal yang harus kita
keluarkan untuk mermbayar biaya operasi bulanan dari usaha kita.seperti penggajian karyawan,telepon bulanan,listrik,air,dan retribusi.pada prinsipnya,yang dimaksud dengan modal operasional adalah uang yang harus kita keluarkan untuk membayar biaya diluar bisnis kita secara langsung.Jadi,
modal operasional biasanya dibayar secara bulanan.Ada beberapa cara yang dilakukan untuk memperkecil modal operasionalyaitu demgan cara merekrut karyawan jangan terlalu banyak sesuai saja dengan kebutuhan karena disini biaya tenaga kerja paling besar.
2.Mengeyahui Sumber Permodalan
untuk memulai suatu usaha,pada dasarnya sumber permodalan dapat diperoleh melalui:
a.Modal sendiri
kebutuhan modal yang dibiayai sendiri.Sumber pembiayaan sendiri dapat di peroleh dari tavbungan,dana cadangan, atau mempergunakan aset yang tidak produktif.Selain itu kita dapat bekerja sama dengan orang tua kerabat dalam rangka patungan membiayai kebutuhan modal.
b.Pinjaman bank
Apabila modal sendiri tidak mencukupi,maka kita dapat memenuhi modal dengan melakuka pinjaman atau mengajukan kredit pada bank.Pada dasarnya,ada 3jenis kredit perbankan ,yaitu:
1) Kredit Usaha
2) kredit Konsumsi
3) kredit Serba guna,yaitu kredit yang bisa digunakan untuk tujauan konsumsi maupun usaha.Salah satu produk yang dipasarkan adalah kredit tanpa agunan,hanya dengan surat keterangan berupa pengangkatan pegawai,penghasihan tetap dan ijazah maka dapat mengajukan kredit serba guna.
berikut adalah beberapa syarat yang diminta bank dalam mengajukan kredit:
1.Debitur Perorangan
2.Debitur Badan Usaha atau Perorangan
3.Jaminan
c.Bank Syariah
Prinsip bank syariah adalah bagi hasil dan tidak menetapkamn bunga sebagai mana bank konvensional.Ada beberapa produk yang ditawarkan bank syariah:
1) Pembiayaan murabahah, dimana pihak bank memberikan barang untuk kita,baik berupa modal kerja,investasi,maupun konsumsi dan selanjutnya kita akan membayar atau mengangsur setiap bulan sesuai kesepakatan awal.
2) Pembiayaan mudarabah, diman pihak bank menyetujui kesepakatan bagi hasil atas suatu jernis usaha.
3) Pembiayaan musyarakah,di mana usaha pengksian antara pengusaha atau investor dan pihak perbankan yang di dasarkan atas kesepakatan kedua belah pihak.
d. Pegadaian
Melalui pegadaian kita dapat meminjam uang dengan menggadaikan aset berharga sebagai jaminan.kita dapat meminjam sampai 95% dari niali barang.
3.Proses Pengelolaan Keuangan
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam tata kelola keuangan
a. Kita harus memisahkan antara uang perusahaan dan uang pribadi.
b. Kita harus memisahkan sistem pencatatan yang rapi dan teratur sesuai dengan kaidah akutansi,walaupun,akutansi sederhana.
c. Melakukan manajemen kas
d. Melakukan evaluasi setiap bulan
43108010143
Pada dasar nya,setiap usaha pasti memerlukan modal.Modal uasaha dapat berupa modal dana dan modal non dana atau berupa keahlian dan ketrampilan.
Ada istilah cina mengatakan bahwa tidak ada untung tanpa ada modal.Dengan demikian,pastilah kita memerlukan modal dana untuk memulai usaha.Berikut adalah bahasan teori mengenai permasalahan dana tersebut:
1. Mengetahui Kebutuhan modal Usaha
Pada prinsipnya,dalam menjalankan uasaha terdapat tiga jenis modal yang diperlukan,yaitu:
a.Modal Investasi Awal
Modal Investasi Awal adalah modal yang diperlukan di awal usaha ,biasnya dipakai untuk jangka panjang.Biasanya,modal awalini dinilai cukup besar karena dipakai untuk hjangka panjang.Tetapi nilai dari modal investasi awal akan menyusut dari tahun ke tahun,bahkan biasanya dari bulan ke bulan.Seluruh modal awal ini seterusnya dihitung biaya penyusutan nyayang dibebankan dalam biaya produksi.
b.Modal Kerja
Modal kerja adalah modal yang harus kita keluarkan untuk membeli atau membuat barang dan jasa yang kita hasilkan.Modal kerja bisa dikeluarkan setiap bulan atau setiap datang permintaan.Prinsipnya,tanpa modal kerja kita tidak akan bisa menyelesaikan pembuatan barang dan jasa sesuai permintaan.Jadi tanpa modal kerja kita tidak akan mendapatkan pembeli karena barang dan jasa tidak ada yang dapat dihasilkan.banyak cara untuk memperkecil modal kerja dengan cara kerja sama produksi,misalnya bekerja sama dengan distributor.Hasilnya kita akan dapat pasokan setiap yang kita inginkan.
c.Modal Operasional
Ini merupakan modal yang terakhir,Modal operasional adalah modal yang harus kita
keluarkan untuk mermbayar biaya operasi bulanan dari usaha kita.seperti penggajian karyawan,telepon bulanan,listrik,air,dan retribusi.pada prinsipnya,yang dimaksud dengan modal operasional adalah uang yang harus kita keluarkan untuk membayar biaya diluar bisnis kita secara langsung.Jadi,
modal operasional biasanya dibayar secara bulanan.Ada beberapa cara yang dilakukan untuk memperkecil modal operasionalyaitu demgan cara merekrut karyawan jangan terlalu banyak sesuai saja dengan kebutuhan karena disini biaya tenaga kerja paling besar.
2.Mengeyahui Sumber Permodalan
untuk memulai suatu usaha,pada dasarnya sumber permodalan dapat diperoleh melalui:
a.Modal sendiri
kebutuhan modal yang dibiayai sendiri.Sumber pembiayaan sendiri dapat di peroleh dari tavbungan,dana cadangan, atau mempergunakan aset yang tidak produktif.Selain itu kita dapat bekerja sama dengan orang tua kerabat dalam rangka patungan membiayai kebutuhan modal.
b.Pinjaman bank
Apabila modal sendiri tidak mencukupi,maka kita dapat memenuhi modal dengan melakuka pinjaman atau mengajukan kredit pada bank.Pada dasarnya,ada 3jenis kredit perbankan ,yaitu:
1) Kredit Usaha
2) kredit Konsumsi
3) kredit Serba guna,yaitu kredit yang bisa digunakan untuk tujauan konsumsi maupun usaha.Salah satu produk yang dipasarkan adalah kredit tanpa agunan,hanya dengan surat keterangan berupa pengangkatan pegawai,penghasihan tetap dan ijazah maka dapat mengajukan kredit serba guna.
berikut adalah beberapa syarat yang diminta bank dalam mengajukan kredit:
1.Debitur Perorangan
2.Debitur Badan Usaha atau Perorangan
3.Jaminan
c.Bank Syariah
Prinsip bank syariah adalah bagi hasil dan tidak menetapkamn bunga sebagai mana bank konvensional.Ada beberapa produk yang ditawarkan bank syariah:
1) Pembiayaan murabahah, dimana pihak bank memberikan barang untuk kita,baik berupa modal kerja,investasi,maupun konsumsi dan selanjutnya kita akan membayar atau mengangsur setiap bulan sesuai kesepakatan awal.
2) Pembiayaan mudarabah, diman pihak bank menyetujui kesepakatan bagi hasil atas suatu jernis usaha.
3) Pembiayaan musyarakah,di mana usaha pengksian antara pengusaha atau investor dan pihak perbankan yang di dasarkan atas kesepakatan kedua belah pihak.
d. Pegadaian
Melalui pegadaian kita dapat meminjam uang dengan menggadaikan aset berharga sebagai jaminan.kita dapat meminjam sampai 95% dari niali barang.
3.Proses Pengelolaan Keuangan
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam tata kelola keuangan
a. Kita harus memisahkan antara uang perusahaan dan uang pribadi.
b. Kita harus memisahkan sistem pencatatan yang rapi dan teratur sesuai dengan kaidah akutansi,walaupun,akutansi sederhana.
c. Melakukan manajemen kas
d. Melakukan evaluasi setiap bulan
Mengelola Keuangan Usaha
Mengelola Keuangan Usaha
Lia Fauziya
43108010171
Pada dasar nya,setiap usaha pasti memerlukan modal.Modal uasaha dapat berupa modaldana dan modal non danaatau berupa keahlian dan ketrampilan.Ada istilah cina mengatakan bahwa tidak ada untung tanpa ada modal.Dengan demikian,pastilah kita memerlukan modal dana untuk memulai usaha.Berikut adalah bahasan teori mengenai permasalahan dana tersebut:
1. Mengetahui Kebutuhan modal Usaha
Pada prinsipnya,dalam menjalankan uasaha terdapat tiga jenis modal yang diperlukan,yaitu:
a.Modal Investasi Awal
Modal Investasi Awal adalah modal yang diperlukan di awal usaha ,biasnya dipakai untuk jangka panjang.Biasanya,modal awalini dinilai cukup besar karena dipakai untuk hjangka panjang.Tetapi nilai dari modal investasi awal akan menyusut dari tahun ke tahun,bahkan biasanya dari bulan ke bulan.Seluruh modal awal ini seterusnya dihitung biaya penyusutan nyayang dibebankan dalam biaya produksi.
b.Modal Kerja
Modal kerja adalah modal yang harus kita keluarkan untuk membeli atau membuat barang dan jasa yang kita hasilkan.Modal kerja bisa dikeluarkan setiap bulan atau setiap datang permintaan.Prinsipnya,tanpa modal kerja kita tidak akan bisa menyelesaikan pembuatan barang dan jasa sesuai permintaan.Jadi tanpa modal kerja kita tidak akan mendapatkan pembeli karena barang dan jasa tidak ada yang dapat dihasilkan.banyak cara untuk memperkecil modal kerja dengan cara kerja sama produksi,misalnya bekerja sama dengan distributor.Hasilnya kita akan dapat pasokan setiap yang kita inginkan.
c.Modal Operasional
Ini merupakan modal yang terakhir,Modal operasional adalah modal yang harus kita
keluarkan untuk mermbayar biaya operasi bulanan dari usaha kita.seperti penggajian karyawan,telepon bulanan,listrik,air,dan retribusi.pada prinsipnya,yang dimaksud dengan modal operasional adalah uang yang harus kita keluarkan untuk membayar biaya diluar bisnis kita secara langsung.Jadi,
modal operasional biasanya dibayar secara bulanan.Ada beberapa cara yang dilakukan untuk memperkecil modal operasionalyaitu demgan cara merekrut karyawan jangan terlalu banyak sesuai saja dengan kebutuhan karena disini biaya tenaga kerja paling besar.
2.Mengeyahui Sumber Permodalan
untuk memulai suatu usaha,pada dasarnya sumber permodalan dapat diperoleh melalui:
a.Modal sendiri
kebutuhan modal yang dibiayai sendiri.Sumber pembiayaan sendiri dapat di peroleh dari tavbungan,dana cadangan, atau mempergunakan aset yang tidak produktif.Selain itu kita dapat bekerja sama dengan orang tua kerabat dalam rangka patungan membiayai kebutuhan modal.
b.Pinjaman bank
Apabila modal sendiri tidak mencukupi,maka kita dapat memenuhi modal dengan melakuka pinjaman atau mengajukan kredit pada bank.Pada dasarnya,ada 3jenis kredit perbankan ,yaitu:
1) Kredit Usaha
2) kredit Konsumsi
3) kredit Serba guna,yaitu kredit yang bisa digunakan untuk tujauan konsumsi maupun usaha.Salah satu produk yang dipasarkan adalah kredit tanpa agunan,hanya dengan surat keterangan berupa pengangkatan pegawai,penghasihan tetap dan ijazah maka dapat mengajukan kredit serba guna.
berikut adalah beberapa syarat yang diminta bank dalam mengajukan kredit:
1.Debitur Perorangan
2.Debitur Badan Usaha atau Perorangan
3.Jaminan
- Bank Syariah
Prinsip bank syariah adalah bagi hasil dan tidak menetapkamn bunga sebagai mana bank konvensional.Ada beberapa produk yang ditawarkan bank syariah:
1) Pembiayaan murabahah, dimana pihak bank memberikan barang untuk kita,baik berupa modal kerja,investasi,maupun konsumsi dan selanjutnya kita akan membayar atau mengangsur setiap bulan sesuai kesepakatan awal.
2) Pembiayaan mudarabah, diman pihak bank menyetujui kesepakatan bagi hasil atas suatu jernis usaha.
3) Pembiayaan musyarakah,di mana usaha pengksian antara pengusaha atau investor dan pihak perbankan yang di dasarkan atas kesepakatan kedua belah pihak.
- Pegadaian
Melalui pegadaian kita dapat meminjam uang dengan menggadaikan aset berharga sebagai jaminan.kita dapat meminjam sampai 95% dari niali barang.
3.Proses Pengelolaan Keuangan
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam tata kelola keuangan
- Kita harus memisahkan antara uang perusahaan dan uang pribadi.
- Kita harus memisahkan sistem pencatatan yang rapi dan teratur sesuai dengan kaidah akutansi,walaupun,akutansi sederhana.
- Melakukan manajemen kas
- Melakukan evaluasi setiap bulan
Bab 9 Merancang strategi pemasaran
diyana hanun
43108010053
Pemasaran
Pemasaran tidak hanya mengenai penjualan , iklan , atau promosi saja .pem,asaran marupakan suatu proses yang utuh tentang kemampuan menawarkan barang dan jasa yang tepat , dengan harga ,waktu, dan lokasi yang tepat.pemasaran bertitik tolak pada kebutuhan dan keinginan pembeli.
Upaya pemasaran ditunjukan untuk memberikan kepuasan sehingga pembeli melakukan pembelian ulang dan merekomondasikan produk keorang lain.
Untuk mandapatkan hasil pemasaran yang sesuai , maka secara umum dapat dilakukan proses pemasaran sebagai berikut:
1. pengenalan pasar : pemasar mengetahui potensi pembeli dan mengetahui akan kebutuhan nya.
2. strategi pemasaran : merupakan kelanjutan dari pengenalan pasar , yang menyangkut strategi yang akan diterapkan dalam memasarkan barang dan jasa yang dapat diterima oleh pasar.
3. bauran pemasaran : marupakan alat yang akan digunakan dalam menjalankan strategi yang telah dipilih
4. evaluasi pemasaran : dilakukan untuk melihat keberhasilan usahausaha pemasaran yang telah dilakukan , perlukan dilakukan perbaikan-perbaikan usah-usaha koreksi.
Pengenalan pasar
Pengenaln pasar adalah upaya untuk mengetahui jumlah . karakteristk , dan sifat sebuah pasar .
1. mengelompokan pasar
hal terpenting dalam memasarkan barang atau jasa adalah mengetahui siapa pembeli dan apa yang mereka butuhkan , bukan membuat barang dan jasa terlebih dulu dan menunggu pembeli datang.
2. Msa peredaran barang atau jasa
Semua barang atau jasa yng ditawarkan pada konsumen memiliki siklus hidup masing-masing, apakah barang atau jasa yang dijual masih disukai oleh pembeli atau justru terjadi perubahan selera .
Tahap tersebut dimulai dari tahap perkenalan , tahap pertumbuhan , tahap kematangan , dan diakhiri dengan tahap penurunan .
Apabila mengetahui masa peredaran suatu barang atu jasa , maka kita akan:
Mempercepat dan memperlambat tahapan-tahapan
Bila kita menjual barang-barang yang relative pendek masa siklus hidupnya , maka biasanya barang tersebutakan cepat habis atau pembeli merasa bosan .
Mengetahui masa edar atau siklus hidup ynag dimiliki.
Bila kita memproduksi produk yang laris dipasaran , biasanya akan banyak yang meniru sehingga akan banyak jumlah pesaing yang muncul.
Mengetahui layak atau tidaknya masuk dalam usah baru
Jika diketahui masa edar barang dan jasa , maka kita akan mengetahui layak atau tidaknya suatu bidang usaha.
3. analisi SWOT
analisis yang dikenal dengan sebuah analisis Strengths-Weaknesses-opportunities-threats-SWOT.
Adalah sangat penting untuk mengetahui posisi usaha yang dijalankan saat ini merupakan suatu proses diman kita menganalisis karakteristik usaha dan lingkungan yang dapat mempengaruhi usaha yang atau sedang kita jalankan
Menentukan strategi pemasaran
Setelah kita melakukan analisis SWOT untuk mengetahui kemampuan dan menetapkan pasar mana yang kita tuju, maka selanjutnya kita perlu menyusun strategi pemasaran.
Strategi pemasaran adalah suatu cara yang digunakan untuk membantu kita membuat dan menjual barang dan jasa yang sesuai dengan kondisi perusahaan dan pasar target atau selera konsumen yang dituju.
1) Menembus pasar
Strategi menembus pasar untuk menjangkau sasaran pembeli yang belum tercapai
Upaya-upaya praktis yang dapat dilakukan antara lain:
Meningkatkan unit penjualan dengan cara menurunkan harga , membuat barang atau jasa yang lebih banyak, dan lain-lain.
Menambah lokasi atau staf penjualan agar dapat menjangkau jumlah pembeli yang lebih banyak .
Meningkatkan periklanan agar lebih dikenal dengan baik .
Menambah barang dan jasa dengan melakukan program cuci gudang untuk barang-barang yang hamper kadarluasa .
Melakukan promosi penjualan . sepeerti memberi hadiah –hadiah , diskon , voucer, dan sebagainya
Meningkatkan pengenalan merek dengan melakukan publisitas , penelitian dan sejenisnya .
Meningkatkan promosi dan iklan melalui media dan cara yang sesuai dengan sasaran pembeli
Menurunkan harga dengan memberikan penawaran khusus atau diskon berdasarkan jumlah produk yang dibeli
Mengembangkan pasar
Starategi ini dilakukan apabila sasaran pembeli yang lama sudah jenuh atau sudah habis sehingga perlu mencari sasaran pembeli baru dengan tetap menawarkan barang atau jasa yang lama .
Mengembangkan produk
Strategi ini mencakup perubahan barang dan jasa yang tetap menggunakan cara produksi yang sama dengan cara produksi . strategi ii umumnya dilakukan untuk memperpanjang masa edar atau siklus hidup , bila mana kita mengetahui bahwa sasaran pembeli mulai bosan dan kita harus mengubah barang dan jasa yang ditawarkan tersebut
Melakukan Diversifikasi
Strategi ini merupakan pengembangan produk baru yang masih berhubungan dengan produk lama untuk ditaarkan kepada pasar yang baru juga .
Menetapkan Biaya Murah
Starategi ini didasarkan pada biaya input yang rendah sehingga dapat menghasailkan barang atau jasa yang murah juga , namun bukan berarti menawarkannya dengan kualitas yang rendah .
Memfokuskan pada pasar
Strategi ini dilakukan dengan memberikan layanan kepada para pembeli khususnya dengan pelayanana terbatas , dan pembeli dapat ditentukan dengan jelas , lebih efektif dan efisien dari pesaing.
Melakukan diferensiasi
Strategi ini berkonsentrasi pada penciptaan barang dan jasa baru yang dipandang sangat berbeda dengan yang lain .
Menentukan alat pemasaran
Alat pemasaran yang diperlukan yang dimaksud adalah bauran pemasaran ditambah distribusi , pelayanan dan kekuasaan ,
43108010053
Pemasaran
Pemasaran tidak hanya mengenai penjualan , iklan , atau promosi saja .pem,asaran marupakan suatu proses yang utuh tentang kemampuan menawarkan barang dan jasa yang tepat , dengan harga ,waktu, dan lokasi yang tepat.pemasaran bertitik tolak pada kebutuhan dan keinginan pembeli.
Upaya pemasaran ditunjukan untuk memberikan kepuasan sehingga pembeli melakukan pembelian ulang dan merekomondasikan produk keorang lain.
Untuk mandapatkan hasil pemasaran yang sesuai , maka secara umum dapat dilakukan proses pemasaran sebagai berikut:
1. pengenalan pasar : pemasar mengetahui potensi pembeli dan mengetahui akan kebutuhan nya.
2. strategi pemasaran : merupakan kelanjutan dari pengenalan pasar , yang menyangkut strategi yang akan diterapkan dalam memasarkan barang dan jasa yang dapat diterima oleh pasar.
3. bauran pemasaran : marupakan alat yang akan digunakan dalam menjalankan strategi yang telah dipilih
4. evaluasi pemasaran : dilakukan untuk melihat keberhasilan usahausaha pemasaran yang telah dilakukan , perlukan dilakukan perbaikan-perbaikan usah-usaha koreksi.
Pengenalan pasar
Pengenaln pasar adalah upaya untuk mengetahui jumlah . karakteristk , dan sifat sebuah pasar .
1. mengelompokan pasar
hal terpenting dalam memasarkan barang atau jasa adalah mengetahui siapa pembeli dan apa yang mereka butuhkan , bukan membuat barang dan jasa terlebih dulu dan menunggu pembeli datang.
2. Msa peredaran barang atau jasa
Semua barang atau jasa yng ditawarkan pada konsumen memiliki siklus hidup masing-masing, apakah barang atau jasa yang dijual masih disukai oleh pembeli atau justru terjadi perubahan selera .
Tahap tersebut dimulai dari tahap perkenalan , tahap pertumbuhan , tahap kematangan , dan diakhiri dengan tahap penurunan .
Apabila mengetahui masa peredaran suatu barang atu jasa , maka kita akan:
Mempercepat dan memperlambat tahapan-tahapan
Bila kita menjual barang-barang yang relative pendek masa siklus hidupnya , maka biasanya barang tersebutakan cepat habis atau pembeli merasa bosan .
Mengetahui masa edar atau siklus hidup ynag dimiliki.
Bila kita memproduksi produk yang laris dipasaran , biasanya akan banyak yang meniru sehingga akan banyak jumlah pesaing yang muncul.
Mengetahui layak atau tidaknya masuk dalam usah baru
Jika diketahui masa edar barang dan jasa , maka kita akan mengetahui layak atau tidaknya suatu bidang usaha.
3. analisi SWOT
analisis yang dikenal dengan sebuah analisis Strengths-Weaknesses-opportunities-threats-SWOT.
Adalah sangat penting untuk mengetahui posisi usaha yang dijalankan saat ini merupakan suatu proses diman kita menganalisis karakteristik usaha dan lingkungan yang dapat mempengaruhi usaha yang atau sedang kita jalankan
Menentukan strategi pemasaran
Setelah kita melakukan analisis SWOT untuk mengetahui kemampuan dan menetapkan pasar mana yang kita tuju, maka selanjutnya kita perlu menyusun strategi pemasaran.
Strategi pemasaran adalah suatu cara yang digunakan untuk membantu kita membuat dan menjual barang dan jasa yang sesuai dengan kondisi perusahaan dan pasar target atau selera konsumen yang dituju.
1) Menembus pasar
Strategi menembus pasar untuk menjangkau sasaran pembeli yang belum tercapai
Upaya-upaya praktis yang dapat dilakukan antara lain:
Meningkatkan unit penjualan dengan cara menurunkan harga , membuat barang atau jasa yang lebih banyak, dan lain-lain.
Menambah lokasi atau staf penjualan agar dapat menjangkau jumlah pembeli yang lebih banyak .
Meningkatkan periklanan agar lebih dikenal dengan baik .
Menambah barang dan jasa dengan melakukan program cuci gudang untuk barang-barang yang hamper kadarluasa .
Melakukan promosi penjualan . sepeerti memberi hadiah –hadiah , diskon , voucer, dan sebagainya
Meningkatkan pengenalan merek dengan melakukan publisitas , penelitian dan sejenisnya .
Meningkatkan promosi dan iklan melalui media dan cara yang sesuai dengan sasaran pembeli
Menurunkan harga dengan memberikan penawaran khusus atau diskon berdasarkan jumlah produk yang dibeli
Mengembangkan pasar
Starategi ini dilakukan apabila sasaran pembeli yang lama sudah jenuh atau sudah habis sehingga perlu mencari sasaran pembeli baru dengan tetap menawarkan barang atau jasa yang lama .
Mengembangkan produk
Strategi ini mencakup perubahan barang dan jasa yang tetap menggunakan cara produksi yang sama dengan cara produksi . strategi ii umumnya dilakukan untuk memperpanjang masa edar atau siklus hidup , bila mana kita mengetahui bahwa sasaran pembeli mulai bosan dan kita harus mengubah barang dan jasa yang ditawarkan tersebut
Melakukan Diversifikasi
Strategi ini merupakan pengembangan produk baru yang masih berhubungan dengan produk lama untuk ditaarkan kepada pasar yang baru juga .
Menetapkan Biaya Murah
Starategi ini didasarkan pada biaya input yang rendah sehingga dapat menghasailkan barang atau jasa yang murah juga , namun bukan berarti menawarkannya dengan kualitas yang rendah .
Memfokuskan pada pasar
Strategi ini dilakukan dengan memberikan layanan kepada para pembeli khususnya dengan pelayanana terbatas , dan pembeli dapat ditentukan dengan jelas , lebih efektif dan efisien dari pesaing.
Melakukan diferensiasi
Strategi ini berkonsentrasi pada penciptaan barang dan jasa baru yang dipandang sangat berbeda dengan yang lain .
Menentukan alat pemasaran
Alat pemasaran yang diperlukan yang dimaksud adalah bauran pemasaran ditambah distribusi , pelayanan dan kekuasaan ,
Langganan:
Postingan (Atom)